Kesan / pencitraan terhadap seseorang memang menentukan ke hubungan selanjutnya. Sering kali setiap kita bertemu dengan orang baru kita siap memberikan penilaian tentang dirinya, baik itu dari fisik, sifat maupun tingkah lakunya. Penilaian awal ini akan tertanam cukup lama sampai hubungan selanjutnya terjalin.

Rasanya, ada perbedaan sensasi dari dua ilustrasi di bawah ni :
1. “Sepertinya dia bukan orang yang bisa dipercaya. Anaknya tidak asyik, nyebelin bahkan membosankan.
Tapi ternyata enak juga ya berteman sama dia, lumayan baik lah bahkan bisa di andalkan
.”

2. “Saya punya teman. Dia baik sekali……. Dia selalu jujur sama saya. Klo ada apa-apa, saya selalu menghubunginya dan dia pun selalu ada untuk saya.
Tapi ternyata saya salah selama ini. Dia bukan teman yang baik, karna dia telah menghianatiku. Dia menyembunyikan suatu fakta yang sangat menyakitkan
.”

Setiap orang pasti pernah mengalami kedua ilustrasi di atas dan menimbulkan sensasi yang berbeda. Ilustrasi ke-2 jauh lebih mengecewakan jika dibanding yang ke-1. Ini memang berkaitan dengan cara berpikir, tentang penilaian terhadap seseorang. Berpikir baik tapi ternyata buruk, berpikir buruk tapi ternyata baik. Berpikir baik tapi ternyata buruk sungguh lebih tidak enak rasanya. Selama ini kita tenang-tenang tapi ternyata pada ahirnya sekali saja langsung dijatuhkan perasaan kita,, entah dengan rasa sakit atau kekecewaan bahkan kebencian. Kecewa banget kan??? -___- Sungguh tak ku sangka!!!!

Tapi walaupun begitu, semua sangkaan kita akan mempengaruhi diri kita sendiri, sangkaan yang telah ter-mindset dapat mempengaruhi mood kita saat menjalin hubungan dengan siapapun. Tidak etis juga rasanya kalo selama ini berpikiran buruk padahal ternyata dia baik….. Toh kalo pun dia ternyata buruk dan kita berpikiran baik sebelumnya,,,itu artinya kita ber-positive thinking. walaupun…… ahirnya mengecewakan. Pada dasarnya pasti ada waktunya qo semua bakal ketahuan. Semua akan terlihat yang sebenarnya.

Dan ketika semua tu telah terbongkar…….jangan men-jaj kalo dia ini ini ini……dia itu itu itu…..
Tapi kalo ahirnya ternyata dia baik… malu deh ahhh,,, yoo minta maaf dah berpikiran buruk….

Soo…. mending Tetap berpikiran baik walaupun ternyata buruk ^_^